

Karena kekaguman Ahmad Baqi akan karya pujangga Mesir era 30-an (1868 -1932), dengan Syair Prahara di Sungai Nil, puisi Bulan sabit merah drama Cleopatra, dan cerita Fukaha (anekdot) Singa & Menteri Keledai beliau menabalkan nama Ahmad Syauqi untuk anak ke 6 (enam) dari 8 (delapan) bersaudara yang lahir di Medan, 07 agustus 1965. Sebagai seorang seniman yang ternama dikota Medan bahkan sebahagian negara Asean mengenal nama besar yang berarti Bintang .
Di usia 10 tahun Syauqi mengikuti jejak sang ayah, kemanapun pergi. Baca Lanjutannya…





